• Home
  • Profil Kampung Wisata Giwangan

Profil Kampung Wisata Giwangan

Informasi Resmi Kampung Wisata Giwangan

service image

Kampung Wisata Giwangan adalah kawasan wisata berbasis masyarakat yang berlokasi di Kecamatan Umbulharjo, Kota Yogyakarta. Mengusung konsep Eco-Cultural Tourism, kawasan ini menggabungkan keindahan alam bantaran sungai, ruang publik kreatif, dan aktivitas budaya masyarakat setempat.

Dikelola sepenuhnya oleh Pokdarwis (Kelompok Sadar Wisata) Kampung Wisata Giwangan, seluruh destinasi di kawasan ini dikembangkan dengan prinsip:

  • Pemberdayaan masyarakat

  • Konservasi lingkungan

  • Peningkatan ekonomi lokal

  • Pariwisata kreatif & edukatif

 

Kampung Wisata Giwangan memiliki empat destinasi unggulan yang menawarkan pengalaman berbeda namun tetap terhubung dalam satu kawasan wisata ramah keluarga.

Visi:
Mewujudkan Kampung Wisata Giwangan sebagai pusat ekowisata edukatif berbasis sungai yang bersih, berkelanjutan, dan berdaya guna bagi masyarakat serta menjadi model pembelajaran lingkungan hidup bagi generasi masa kini dan mendatang.

Misi:

  1. Mengembangkan ekowisata berbasis sungai sebagai ruang pembelajaran bagi masyarakat, sekolah, dan wisatawan mengenai pentingnya pelestarian lingkungan dan pengelolaan ekosistem air.
  2. Meningkatkan kesadaran dan literasi lingkungan melalui kegiatan edukatif yang mendorong masyarakat untuk menjaga kebersihan sungai, memelihara ikan, serta menciptakan ekosistem alami yang harmonis.
  3. Mendorong peran aktif warga dalam kegiatan gotong royong, konservasi sungai, dan inovasi wisata kampung agar tercipta ruang wisata yang aman, nyaman, dan bernilai edukatif tinggi.
  4. Mengoptimalkan potensi lokal dan UMKM, sehingga kegiatan wisata tidak hanya menjadi media edukasi, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat sekitar.
  5. Menghadirkan program-program pembelajaran kreatif, seperti eduwisata sungai, urban farming, budidaya ikan, dan kegiatan lingkungan lainnya agar pengunjung dapat belajar, berinteraksi, dan memahami pentingnya keberlanjutan alam.
  6. Mengembangkan kampung sebagai laboratorium edukasi lingkungan, tempat generasi muda dapat mengenal proses menjaga sungai, mempelajari ekologi air, serta menanamkan nilai kepedulian terhadap alam sejak dini.